Program bus warden menampilkan para wanita dan menargetkan kelelahan

Tanggal
November 08, 2021
Kategori
  • Kesehatan dan keselamatan dan lingkungan
Tag

Program baru bus warden di Indonesia menargetkan kelelahan, meningkatkan keselamatan perjalanan karyawan dan memberikan kesempatan kerja bagi para wanita dalam memasuki industri pertambangan. 

Baru-baru ini diluncurkan di seluruh proyek kita di Kalimantan, program ini merupakan bagian dari Diversity & Inclusion Thiess yaitu Program PINTAR (People in Non-Traditional Roles), yang merekrut para wanita yang masih baru di industri ini. 

Bus Warden menargetkan kelelahan dengan memastikan agar karyawan tidak mengalami kelelahan saat perjalanan menuju dan dari site. 

Sebelumnya, karyawan secara sukarela ditunjuk sebagai bus warden. Dengan merekrut dan mempekerjakan bus warden khusus maka akan  mengurangi beban karyawan, memastikan mereka dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman ke dan dari lokasi. 

Bus warden juga berperan penting dalam memastikan kepatuhan terhadap protokol COVID-19 oleh seluruh karyawan. 

Health, Safety & Security Manager sekaligus Ketua Subkomite PINTAR, Budi Haryanto, mengatakan bahwa program tersebut telah memberikan manfaat keselamatan dan keberagaman. 

“Program ini diluncurkan sebagai bagian dari komitmen pimpinan untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman bagi karyawan kita.” 

“Fokus diberikan untuk menghilangkan risiko kelelahan di antara pengemudi bus kami, karena terdapat waktu perjalanan yang signifikan bagi karyawan kami untuk mencapai proyek kami dari tempat tinggal mereka tinggal.” 

“Program ini secara signifikan telah meningkatkan target penerimaan karyawan wanita kami dari tiga persen year on year menjadi lebih dari tujuh persen pada tahun ini, dan masyarakat sangat diuntungkan oleh program ini karena memberikan peluang kerja bagi para wanita di sekitar tambang,” kata Budi. 

Program ini juga bertindak sebagai pusat pencarian bakat, di mana banyak dari bus warden kami, seperti Thessalonica, yang kemudian ditawari promosi ke peran baru dan permanen dalam bisnis ini. 

Technical Training Manager dan HR lead untuk program ini, Heryatmiko Panduwibowo, mengatakan bahwa hal itu memungkinkan tim untuk mengidentifikasi bakat yang menjanjikan. 

“Program ini tidak hanya meningkatkan keselamatan karyawan, tetapi juga sangat bagus karena dapat memberikan kesempatan kepada para wanita lokal dan ketika ada kesempatan itu ada, kami mendorong mereka untuk mengejar karier lebih lanjut dalam bisnis ini dalam peran lain dan terus membangun keterampilan mereka,” kata Heryatmiko. 

Bus Warden, Thessalonica Putri, menyambut baik kesempatan yang ada untuk masuk ke industri ini dan memulai karier baru. 

“Sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di dekat lokasi tambang, saya tidak pernah membayangkan diri saya terjun ke industri pertambangan,” kata Thessalonica. 

“Pekerjaan ini telah memberi saya kesempatan untuk membangun karier yang memuaskan. Saya sekarang bekerja dalam peran keamanan di tambang.” 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang inisiatif D&I kita di Indonesia, klik di sini
X
Cookies help us improve your website experience.
By using our website, you agree to our use of cookies.
Confirm