Thiess merayakan peluncuran prototipe hidrogen ramah lingkungan Konsorsium Hydra

Tanggal
Februari 03, 2022
Kategori
  • Innovation
Tag

Thiess telah bergabung dengan mitra Konsorsium Hydra dalam merayakan pembangunan prototipe powertrain pertama di grup berbasis sel dengan bahan bakar hidrogen yang didisain untuk menguji dan memvalidasi penerapan teknologi untuk truk dan operasi tambang. 

Konsorsium Hydra bertujuan untuk menghilangkan jejak karbon di sektor tambang dengan cara menggantikan mesin diesel tradisional dengan sistem yang bertenaga sel bahan bakar yang menggunakan hidrogen dan baterai ramah lingkungan.

Thiess bergabung sebagai anggota Konsorsium Hydra di tahun 2021. Konsorsium ini terdiri dari ENGIE, Mining3, Antofagasta Minerals, Mitsui, Ballard Power Systems, Hexagon Purus, Reborn Electric Motors dan Liebherr Mining, serta didukung oleh CORFO dan CSIRO Chile. 

Perwakilan dari konsorsium merayakan pembangunan prototipe ini yang terdiri dari sel bahan bakar 60kW (kilowatt) dan baterai 140 kWh (kilowatt-hours) pada acara yang baru saja diadakan di Rancagua di Chile, tempat asal Reborn Electric Motors yang membuat prototipe tersebut. 

Perwakilan Thiess di kantor Amerika berpartisipasi dalam acara ini dan Bob McKerrow sebagai Senior Executive juga bergabung untuk berbagi pikirannya. 

“Ini waktu yang menggembirakan bagi industry kita,” kata Bob. 

“Dengan teknologi ini, Konsorsium memiliki kesempatan untuk mengembangkan solusi transformatif untuk tambang dan industri lain serta membantu berkontribusi pada masa depan yang bebas dari karbon.”  

Pelaksanaan dan pengujian prototipe dengan kondisi beban variabel dan operasi seperti adanya debu dan ketinggian akan segera dimulai di Minera Centinela de Antofagasta Minerals.  

Hasil dan analisa dari pengujian, yang menandai fase kedua dari empat tahapan proyek ini, akan memberikan informasi yang berharga untuk mengoptimalisasi desain umum yang dapat menggantikan sistem tradisional propulsi diesel. 

Pada tahapan selanjutnya, Fase ke-3, Konsorsium akan melakukan pembuktian konsep dengan mengubah truk tambang, mengganti mesin diesel dengan sistem penggerak hibrida 2 MW (megawatt) listrik yang terdiri dari baterai dan sel bahan bakar. Di tahun 2023, bahan bakar hidrogen terbarukan akan diproduksi melalui pabrik elektrolisis yang ditenagai oleh energi terbarukan. Dan pada tahun 2025, konsep ini diharapkan dapat ditingkatkan di seluruh armada tambang di Fase ke-4 proyek ini. 

“Kami sangat senang menjadi bagian dari Konsorsium ini dan tidak hanya membantu untuk mewujudkan solusi, tetapi juga untuk berbagi pembelajaran di seluruh bisnis dan operasi kita dimana kita menyelaraskan manajemen armada dengan tujuan pengurangan karbon,” kata Bob. 

Pelajari lebih lanjut  

X
Cookies help us improve your website experience.
By using our website, you agree to our use of cookies.
Confirm