Dukungan dan kepedulian – Rekan satu tim di Thiess Indonesia merespon COVID-19

Tanggal
Oktober 12, 2021
Kategori
  • Karyawan dan masyarakat
Tag

Merebaknya varian Delta yang sangat menular baru-baru ini menyebabkan dampak masyarakat dengan tingginya penularan dan kelangkaan fasilitas rawat inap.  

Seperti halnya di seluruh wilayah negara, tim Thiess kita juga terkena dampak saat keluarga, teman, dan rekan satu tim menderita sakit, banyak yang berjuang untuk terus menjaga kesehatan fisik dan mental mereka. 

Untuk memberikan kenyamanan dan perhatian selama masa yang meresahkan ini, sekelompok teman di kantor Jakarta bekerja keras sepanjang waktu selama puncak wabah untuk memberikan dukungan emosional dan mental bagi rekan satu tim yang sangat membutuhkan perhatian. 

Teman-teman kita ini juga mengadakan penggalangan dana untuk memberikan Paket Peduli COVID-19, yang meliputi sembako, buah-buahan segar, vitamin dan mineral, bagi mereka yang harus menjalani isolasi. 

Salah satu penyelenggara, Julie Rachmawati, Superintendent Payroll, mengatakan bahwa penting untuk segera bertindak. 

“Kami senang bisa membantu semua orang di kantor Jakarta yang terinfeksi COVID-19, terutama mereka yang tinggal di lingkungan masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Julie. 

Nirmalasari Sujitno, Senior Secretary untuk Jeffrey Kounang dan Cluny Randell, memainkan peran kunci dalam mengelola dana yang disumbangkan. 

“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan satu tim yang telah bermurah hati dan memungkinkan kami untuk bergerak cepat.” 

Terinspirasi oleh keterlibatan awal ini, Thiess mengaktifkan Program Kepedulian COVID Karyawan. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan dukungan tambahan saat para Koordinator COVID dan tim Health Services sedang sangat kewalahan. Dengan dipandu oleh Tim Corporate Communications, rekan-rekan di seluruh Indonesia diaktifkan untuk membantu menjalankan program-program tersebut. 

Program pertama adalah Grup Obrolan Dukungan COVID. Ini memungkinkan rekan tim yang sakit untuk didukung oleh mereka yang telah pulih dari COVID-19 dengan berbagai pesan penyemangat, pembelajaran, berbagi informasi yang kredibel, dan mengecek kondisi masing-masing. 

Mappalara Simatupang, Coordinator Communication, adalah salah satu relawan yang wawasan pribadinya telah membantu memperjelas berbagai kebingungan yang ada. 

“Sebagai salah satu yang pertama di tim yang terinfeksi COVID-19, saya merasa ini waktu saya untuk berkontribusi,” kata Mappa. 

Selain itu, sesi berbagi informal setiap bulan juga diadakan untuk mempertemukan rekan satu tim yang berada dalam isolasi atau merasa terisolasi karena paparan mereka terhadap COVID-19. 

Di bawah koordinasi Imam Ghazali, Senior Coordinator QA, Thiess menggelar sejumlah sesi Ngobras TLC, akronim dari Ngobrol Santai Thiess Lawan Covid. Untuk menonton beberapa rekamannya, silakan kunjungi Health Hub Indonesia

Dalam obrolan tersebut, para penyintas COVID-19 berbicara tentang masa-masa mereka sedang sakit dan berbagi bagaimana mereka menjaga kesehatan fisik, emosional, dan spiritual selama pandemi ini. Dalam sesi terbaru, Brett McGuire, Business Continuity Manager dan Covid IMT Lead, berbicara tentang transisi ke kehidupan normal baru pasca-vaksinasi. 

Sesi ini sangat berharga, kata Irvan Noviantoro, Superintendent Technical Services di Melak dan salah seorang pembicara di Ngobras TLC. 

“Saat-saat ketika lingkaran infeksi COVID-19 semakin meluas sampai benar-benar di depan kita, rekan saya di Thiess menanggapinya dengan tulus dan memberikan kenyamanan pada saat saya membutuhkannya. Saya harap saya dapat membantu membalas kebaikan ini, meskipun hanya satu orang yang menonton sesi tersebut.” 
X
Cookies help us improve your website experience.
By using our website, you agree to our use of cookies.
Confirm