Saya bangga menjadi diri saya – Niki berbagi kisah

Tanggal
Agustus 19, 2021
Kategori
  • Karyawan dan masyarakat
Tag

Niki, seorang operator multi-talenta di Mount Pleasant, telah melewati tantangan hidup luar biasa dan saat ini membantu orang lain agar bisa merasa nyaman menjadi diri mereka sendiri.

 
Menjelang Hari Wear it Purple pada Jumat 27 Agustus, Niki membagikan kepada kami kekuatan dalam melakukan percakapan yang penuh hormat, memperlakukan orang lain dengan hormat, dan bangga dengan diri Anda. 

Cerita Niki 

Dulu saya merasa malu mengenai siapa diri saya dan sangat peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang saya. Saya mencapai titik balik dan menyadari bahwa saya tidak menjalani hidup saya sepenuhnya. Saya hilang arah dengan melakukan apa yang saya pikir diharapkan orang lain dari saya. 

Saya menyadari masalahnya bukan di saya. Saya pikir saya baik-baik saja dengan menjadi diri saya dan begitulah. Saya mulai mengelilingi diri saya dengan orang-orang dari komunitas LGBTIQA+ dan merasa lebih baik menjadi diri saya sendiri. 

Hari ini, saya keluar dan bangga dan ingin membantu orang lain dengan membagikan cerita saya dan mendukung dan mendengarkan cerita mereka sehingga mereka merasa didengar. Saya menemukan bahwa berbicara dengan seseorang yang pernah mengalami hal serupa tentu membuat Anda merasa tidak sendirian. 

Mengapa Hari Wear it Purple penting 

Bagi saya, Hari Wear it Purple adalah tentang memungkinkan orang untuk mengekspresikan diri mereka yang sebenarnya dengan menunjukkan siapa mereka dengan cara yang berbeda. Ini adalah platform yang menyediakan suara bagi komunitas LGBTIQA+ untuk berbagi kisah pribadi dan memulai percakapan tentang pengalaman kami, yang baik dan yang buruk. 

Hari ini adalah tentang kesadaran dan memberikan kesempatan bagi kita masing-masing untuk menunjukkan dukungan kita dan memberikan pesan penting keluar sana bahwa setiap orang pasti berharga. 

Di Mount Pleasant, kami bangga dengan keberagaman di site kami dan semua orang merasa menjadi bagian. Di site saya selalu merasa aman menjadi diri saya sendiri dan ini didukung oleh adanya Allies yang nyata terlihat. 

Ketika saya melihat truk ungu di lapangan atau seseorang yang memakai lanyard pelangi, saya merasa diterima dan didukung. Ini seperti sinar matahari di musim dingin yang mengenai punggung Anda, Anda merasa aman dan hangat. 

Kisah hidup setiap orang berbeda, mereka mungkin mengenakan pelangi untuk menunjukkan dukungan kepada anggota keluarga atau teman, atau sekadar menunjukkan bahwa mereka adalah orang yang aman untuk diajak bicara. Apa pun alasannya, itu membuat perbedaan.  

Memulai percakapan yang penuh hormat 

Percakapan sangatlah penting. Dengan belajar lebih banyak tentang komunitas, Anda mempelajari apa yang dapat diterima dan apa yang tidak. Boleh saja untuk tidak mengetahui segalanya tetapi dengan mempelajari tentang kata ganti dan menggunakan bahasa inklusif Anda dapat mengubah arah percakapan. 

Semakin banyak orang berbicara tentang seksualitas dan identitas gender, semakin mengurangi stigma di baliknya. Percakapan ini juga memberdayakan Anda untuk berdiri dan berbicara pada momen ketika seseorang membuat komentar yang menyakitkan atau berpikir tidak apa-apa untuk membuat lelucon yang tidak pantas. 

Sering kali, saya menemukan bahwa komentar ini berasal dari kurangnya pemahaman tentang komunitas dan dampak dari komentar mereka. Pada saat-saat itu, jangan menanggapi dengan bahasa yang menyinggung atau mempermalukan mereka, tetapi saya membuat mereka lebih memikirkan apa yang mereka katakan. 

Saya bangga dengan siapa saya baik di tempat kerja maupun di antara keluarga dan teman-teman saya, dan saya harap ini menunjukkan kepada orang lain bahwa tidak apa-apa menjadi diri Anda! 
X
Cookies help us improve your website experience.
By using our website, you agree to our use of cookies.
Confirm